Wednesday, October 25, 2023

JAHAT BANGET! ADA ORANG TUDUH PAK GANJAR MINUM ALKOHOL, PADAHAL...



JAKARTA- Sebuah video menampilkan bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ganjar Pranowo mengonsumsi minuman dalam kemasan botol.

Dalam video tersebut terdapat narasi bahwa Ganjar meminum minuman beralkohol.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

Video dengan narasi soal Ganjar mengonsumsi minuman keras atau miras ditemukan di beberapa akun TikTok.

Berikut teks yang tertera pada salah satu video yang diunggah pada Jumat (15/7/2023):

WAH PAK HANJAR MINUM APA TUH!?

minum beralkohol di bilang es teh

dikira rakyat bodoh mau di bawa kmn negara ini

Tim Cek Fakta menemukan video Ganjar mengonsumsi minuman dalam botol di kanal YouTube TASS Bukan Kantor Berita. Video itu yang paling awal diunggah, yakni pada 9 Juli 2023.

Dalam video lengkapnya, Ganjar duduk bersama seniman Butet Kartaredjasa dan beberapa orang lainnya.

Butet yang pertama meminum minuman dalam kemasan botol tersebut. Kemudian meminta orang lain untuk membawakan minuman serupa kepada Ganjar.

Pada menit ke-4 detik ke-9, Ganjar menunjukkan merek minuman itu. "Es Teh Panser, ya," kata Ganjar sambil menunjuk label pada botol.

Melalui hasil pencarian di Google, ditemukan produk Es Teh Panser di Instagram @serasabynanduto yang diunggah pada 27 Mei 2023.

Produk tersebut dijual di kafe Sate Nusa X Serasa yang berada di JNM Bloc, lokasi di mana pameran seni rupa Artjog MMXII diadakan.

Adapun minuman yang dijual tersebut bukanlah miras karena tidak mengandung alkohol. "Es Teh Panser kami nol persen alkohol. Minuman teh dengan rebusan daun pandan, sereh, dan gula batu," ujar Inggit perwakilan dari Sate Nusa X Serasa, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (21/7/2023).

Narasi yang mengeklaim Ganjar mengonsumsi minuman beralkohol adalah hoaks. Minuman dalam kemasan botol itu merupakan es teh dengan nol persen alkohol. Narasi di media sosial memelintir fakta tersebut sehingga berisiko menyesatkan informasi di masyarakat.

0 comments:

Post a Comment