Wednesday, October 25, 2023

JAWA TENGAH JADI PROVINSI FAVORIT TAIWAN TANAMKAN INVESTASI SEJAK DIPIMPIN GANJAR PRANOWO



JAKARTA- Belakangan ini, Provinsi Jawa Tengah menjadi surganya para investor dari berbagai negara dunia. Apalagi tak lama lagi ada Kawasan Industri Batang yang konon Elon Musk akan berinvestasi di sana.

Salah satu negara yang gencar melakukan investasi di Jateng adalah Taiwan. Pada 2021, total nilai investasi pengusaha Taiwan mencapai 76,900.0 ribu dollar Amerika. Pada kuartal 1 tahun 2022 ini nilainya sudah mencapai 13,455.3 ribu dollar Amerika.

Data inilah yang diungkapkan Kepala Kantor Perekonomian dan Perdagangan Taiwan, John C Chen pada Gubernur Ganjar Pranowo pada Selasa (26/7). Lalu bagaimana respon Ganjar terhadap hal ini? Berikut selengkapnya:

John C. Chen mengatakan, Jateng sudah menjadi tempat investasi yang prospektif sejak tahun 1960. Namun selama ini, investasi yang ditanamkan para pengusaha dari Taiwan lebih banyak yang bersifat tradisional.

Investasi itu di antaranya adalah usaha tekstil dan furnitur. Ke depannya Chen berencana mendorong investasi di bidang teknologi. “Kami berharap total investasi akan lebih baik pada 2-3 tahun akan lebih banyak 2 kali lipat dibanding kerja sama yang telah terjalin antara tahun 1960-2022,” kata Chen dikutip dari Jatengprov.go.id

Hal positif juga diungkapkan oleh Chairman Indonesia Taiwan Chambers of Commerse Chin Yei Hwa. Ia mengatakan, Jateng adalah tempat paling aman dari segi politik dan kondusivitas keamanannya.

Merunut ke belakang, Chin Yei Hwa mengatakan peristiwa reformasi tahun 1998 menjadi momok bagi para pengusaha. Karena peristiwa itu, banyak pengusaha hengkang dari Indonesia. “hari ini banyak orang Taiwan yang berinvestasi di Jateng pada bidang pabrik sepatu dan furnitur kayu. Tahun-tahun depan akan lebih banyak orang yang datang untuk investasi high technology di Jateng,” ungkap Chin Yei Hwa.

Ganjar Pranowo berterima kasih pada para pengusaha Taiwan yang telah bersedia berinvestasi di Jateng. Ia pun mengapresiasi rencana pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan yang melibatkan SMK dan Perguruan Tinggi. Ia mengatakan, lokasi yang menjadi favorit pengusaha Taiwan adalah Kendal, Demak, Semarang, serta Boyolali.

“Tadi juga ada harapan kerja sama dengan perguruan tinggi dan SMK lebih giat lagi sehingga suplai tenaga kerja sesuai dengan yang diharapkan. Kami sambut dengan baik seluruh delegasi ini, semoga bisa ditindaklanjuti dengan dinas terkait,” kata Ganjar.

0 comments:

Post a Comment