JAKARTA- Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengatakan bahwa dirinya menerima masukan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) guna mewujudkan target pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen.
“Kita tahu ini barang tidak mudah, ini sesuatu yang mesti kita siapkan serius, maka tadi saya minta bantuan Apindo,” kata Ganjar usai menghadiri dialog Apindo di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin.
Ganjar menjelaskan bahwa masukan yang disampaikan oleh Apindo adalah membereskan permasalahan penegakan hukum di Indonesia.
"Yang muncul dari kawan-kawan Apindo adalah tolong dong kami juga mau bekerja tetapi bereskan itu, soal penegakan hukum,” kata pasangan cawapres Mahfud Md tersebut.
Menurut Ganjar, jika penegakan hukum bisa benar-benar tegak maka Indonesia bisa mencontoh beberapa negara yang menerapkan tata kelola pemerintahan dengan baik. Salah satunya adalah Singapura.
"Artinya kalau penegakan hukum itu bisa tegak setegaknya, terus kemudian layanan pemerintahannya bisa sangat baik, integritas aparaturnya bagus, maka kita bisa mencontoh beberapa negara yang memang mereka benar-benar good governance-nya bisa berjalan dengan baik. Singapura contohnya,” ujarnya.
Ganjar mengatakan bahwa jika seluruh aspek good governance telah berjalan dengan baik maka investasi semakin banyak dan pertumbuhan ekonomi semakin baik. “Kemudian banyak orang mau berinvestasi dan sebagainya sehingga pertumbuhan ekonomi bisa cukup bagus. Ini yang menjadi masukan hari ini dari Apindo.
Sementara itu, Ganjar menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen ditargetkan oleh dirinya bersama Mahfud agar Indonesia dapat lepas dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle-income trap.







0 comments:
Post a Comment